Kamis, 13 Maret 2014

DUA


Namaku Dadang Dwi Pratama. Aku anak ke-2. Aku dilahirkan tanggal 2 dan dibesarkan oleh kedua orangtuaku (iyalah, masa terlahir dari batu?? Emang aku Sun Go Kong, kera sakti yang menjadi pengawal biksu Tong mencari kitab suci ke barat apah??)

Ehm, di hari ulang tahunku, tanggal 2 Desember 2013 kemaren aku jadian sama seorang wanita idamanku (iyalah, wanita idaman kan aku cowok. Masa harus pria idaman? Emang aku cowok apakah??) dia itu segalanya bagiku, perfect banget. Sebut saja dia Mawar. Si Mawar ini udah cantik, pinter, dewasa, jago masak lagi. Hmm aku banget pokonya deh... Namun, tanpa disangka dan tanpa diduga (ada dua tanpa), tanggal 2 bulan dua. Iya, tanggal 2 Pebruari 2014, aku putus dari Mawar karena dua eh, maksudya karena dia menduakan aku. Iya, jadian tanggal 2 dan putusnya juga tanggal 2. Pacarannya juga cuma 2 bulan saja. Tragis...

Awal aku kenal sama si Mawar cukup unik dan menggelitik (unik dan menggelitik??). Dulu pertama aku kenal sama Mawar itu saat aku lagi main di kosannya gebetanku, namanya Andien Dua Sasmi. Eh, bukan itu tapi Andien Diia Sasmi (Andien sorry, salah ketik. Kamu udah tau kan kalau aku ini typo??) Dua kali aku main ke kosannya gebetanku si Andien, aku selalu bertemu dengan si Mawar. Dan diam-diam (ada dua diam), kami (aku dan Mawar bukan aku dan Andien) sering mencuri-curi (ada dua curi) pandang, saling bertatap-tatapan (ada dua tatap), zina mata kalau kata Uje (What Uje?? Kan Uje udah wafat keeuleess... Iya, maksudnya dulu saat beliau beluma wafat keeuleess... pliss deh ahh...)

Hmm maybe, karena cinta itu datang dari mata turun ke hati, maka dari saling berzina mata itulah akhirnya kami saling memendam rasa. Rasa di mana kita (aku dan Mawar bukan aku dan Andien) melayang jauh dari mimpi juga jiwa kita (aku dan Mawar bukan aku dan Andien). Halah...

Tapi karena saat itu Mawar udah punya cowok, ya jadi aku nggak berani *ehm* modusin dia. Lagian saat itu aku juga *ehm* udah punya si Andien. Walaupun kami (nah, ini baru aku dan Andien bukan aku dan Mawar) baru dalam masa orientasi. Eh, bukan tapi masa penjajakan. Hmm kayaknya juga itu kurang tepat deh... Oh iya, mungkin yang aku maksud itu kalau kami (ini juga aku sama Andien bukan aku dan Mawar) lagi PDKT. Iya, PDKT.

Waktu terus berputar. Detik berganti detik, menit berganti menit, jam berganti jam, dan hari berganti hari, minggu berganti minggu. Udah titik, cukup sanpai minggu aja karena belum sampai berganti bulan. #ApaanSih
Dua minggu kemudian, tuhan mempertemukan kami lagi (aku dan Mawar bukan aku dan Andien, eh tapi saat itu ada Andien juga ding, hehe). Kami bertiga (bukan berdua) ketemu di auditorium GP7. Saat itu mereka berdua (Mawar sama Andien) menjadi peserta dalam SEMNAS yang diadakan oleh BEM I juga sekaligus menjadi penonton event Open Mouth Standup Comedy yang diprakarsai oleh Sindo Trijaya bekerjasama dengan BEM I dan disponsori oleh Mirai Ocha.

Di event SEMNAS dan Open Mouth Standup Comedy itu, selain jadi panitia aku juga ikut berpartisisapi dalam memeriahkan event tersebut dengan menjadi peserta lomba. Iya, dan berkat rahmat Allah SWT dan dengan didorong oleh keinginan luhur, maka aku bisa menerima tropi juara ke-2 dalam ajang pencarian comics tingkat kampus tersebut. Yeeeeee......
Tapi kalau kata Presiden Mahasiswanya, Mas Nova (yang salaman sama aku itu) dalam sambutannya, nyebut comics dengan sebutan “standupers”, hahahaja-aja ada Mas Nova ini)


Juara II
Iya, kembali ke topik yang tadi.
Saat di auditorium GP7, kami (aku dan Mawar bukan aku dan Andien) sempet ngobrol sedikit (tapi lama-lama nggak menjadi bukit, sumpah !!), becandaan gitu. Juga kadang mata kita bertemu. Saling menatap, melihat apa yang ada di dalam bola mata itu. Hahasyeek...
Nah, mulai dari saat itulah yang dua hari kemudian, tiba-tiba (ada 2 tiba) si Mawar nelpon aku (saat ditelpon yang aku rasain itu ... ah nggak usah aku jelasinlah. Yang jelas kaget campur seneng). Dalam percakapan via telepon itu, dia mau minta tolong ke aku (bukan ke Andien) untuk nganterin temen kosnya (bukan Andien juga) yang mau mau go home ke Purwodadi (tapi aku cuma disuruh nganterin sampai terminal aja. Iyalah, masa nyampe Purwodadi?? Gila keuleess...). Karena saat itu aku lagi kerja, aku bilang nggak bisa. Tapi dia mau setia dan sabar nungguin aku kok, iya tapi cuma nungguin aku sampai saat itu aja, sampai aku pulang kerja aja. Nggak lebih.

Pukul 17.02 aku keluar dari kantor (ciee kantor...) dan aku langsung mampir dulu ke kosannya Mawar. Setelah ngasih kode (via sms bukan via BBM, WA, atau apapun itulah) kalau aku udah sampai di depan kos, akhirnya Mawar keluar bareng sama temennya yang mau aku anterin ke terminal (dan lagi-lagi bukan Andien) tapi namanya Miss V (inisialnya aja yah...). Sebelum aku tancap gas, Mawar sempet bilang kalau nanti setelah nganterin Miss V, aku disuruh mampir dulu karena Miss V meminjam helm punyanya Mawar.

Dan iya, pulang dari nganterin Miss V aku kembali ke kosannya Mawar buat ngembaliin helm yang dipinjem sama Miss V tadi. Setelah ngasih helm ke Mawar, aku langsung ijin pulang ke kosanku. Buat melepas lelah. Capek dan udah Maghrib juga. Tapi saat itu malah Mawar melarang aku, dia justru mempersilahkan aku buat istirahat dulu sejenak di teras kosannya karena aku udah dibuatin cokelat hangat olehnya. Karena nggak mau nolak rejeki, oke deh aku mampir. Dan akhirnya aku juga mendirikan sholat Maghrib di kosnya si Mawar. Oiya, saat itu malem minggu dan mawar cuma sendirian di kos. Sendirian bro.... Jadi, malem itu kami menghabiskan malem minggu berdua sampai pukul 22.50 (ada 2 angka 2).

Berawal dari malem itu, hubungan kami makin intens aja. Dan selama 2 minggu, kami udah mulai jalan bareng dan Mawar pun udah mau aku ajak main ke kosanku. Dan itu tanpa sepengetahuan si Andien. Akhirnya, di tanggal 2 Desember itulah (tepat 2 minggu PDKT) aku jadian sama Mawar (malah bukan sama Andien).
Sorry Andien, karena aku lebih mencintainya.

Uhuk, tapi bener kata mereka (bukan Mawar, Andien ataupun Miss V), kalau jadiannya cepet, putusnya juga cepet. Padahal aku udah sayang banget sama Mawar. Tapi kenapa kisah kasih antara kami cuma bertahan 2 bulan saja?? Kenapa??! Kenapa?? *banting hp di atas kasur* Hiks....
“Mawar, aku masih sayang sama kamu, aku nggak bisa move on dari kamu.”

Aku dan Mawar


*tarik napas, keluarkan* Tapi kalau sedikit flash back ke belakang (emang ada flash back ke depan ya??), dulu sebenernya aku juga pernah punya mantan yang begitu banyak kenangan yang pernah terukir. Sebut saja dia Melati. Yah, Melati ini adalah mantanku sebelum ke-2 mantanku yang kemarin. Tapi Mawar itu nggak masuk dalam hitungan, kalau Mawar masuk dalam hitungan, jadinya ya mantanku sebelum ke-3 mantanku yang kemarin.
Aku dan Melati


Dulu aku pernah berpikir kalau Melati ini adalah my last love. Kenapa?? Karena hubungan kami (aku sama Melati bukan aku sama Mawar apalagi sama Andien) penuh dengan sesuatu yang indah. Salah satunya tanggal dan bulan kelahiran kami (aku sama Melati bukan aku sama Mawar apalagi sama Andien). Iya, aku lahir di tanggal 2 bulan 12, sedangkan Melati lahir tanggal 12 bulan 2. Keren kan??
Tapi nggak seperti sama si Mawar, aku sama Melati nggak jadian di tanggal 2 ataupun putus di tanggal 2 ataupun di bulan 2. Dan juga aku nggak pacaran selama 2 bulan atau 2 minggu atau 2 tahun. Hampir 2 tahun padahal sih, tapi nggak nyampe. Nggak serba 2 seperti kisah kasihku sama Mawar. Eh, tapi aku putus sama Melati di bulan Oktober ding, itu berarti aku putus di 2 bulan sebelum pergantian tahun. Ada juga 2 nya. Hahaha...

Selama 5 kali aku pacaran, cuma ada 2 mantan yang membuat aku susah untuk ngelupain mereka. Untuk move on. Dulu abis putus dari Melati aja aku butuh waktu hampir 1 tahun buat bisa move on darinya. Setelah 2 kali pacaran, aku baru nemuin lagi yang bener-bener (ada 2 bener) pas di hati. Iya, si Mawar. Eh, tapi malah sama si Mawar cuma bertahan 2 bulan aja. Pacaran cuma 2 bulan, tapi udah 2 bulan lebih galunya nggak hilang-hilang (ada 2 hilang) kayak gini. Kenapa yah aku susah banget buat bisa move on dari Mawar dan Melati? Apa karena Mawar Melati semuanya indah...? itu mah lagu. Iya sih, si Melati udah bisa aku lupain. Nah, Mawarnya itu loh yang aduh duh duh...

Tapi bener juga ding, kalau ada lirik lagu yang menyebutkan kalau Mawar Melati itu indah. Karena mereka, mantanku berdua itu emang indah, cantik, manis, smart, dewasa dan jago lagi... jago masak maksudnya. Jago di ranjang juga ding, hahahahahalah....


Dua
By: Sammy Simorangkir
¯.... Dua hanya dua di duniaku,
Dua hanya dua di mataku
Dunia terasa telah menghilang tanpa ada dua di hidupku

Sungguh sebuah tanya yang terindah yeye...
Bagaimana dua merenggut sadarku
Tak perlu ku bermimpi yang indah karna ada dua di hidupku

Kuingin dua yang sempurna untuk diriku yang biasa
Kuingin hatinya, kuingin cintanya, kuingin semua yang ada pada dirinya
Kuhanya manusia biasa, tuhan bantu ku tuk berubah
Tuk miliki dua tuk bahagiakannya,
Tuk menjadi seorang yang sempurna untuk dua.....¯

*Dua (Mawar dan Melati)

***

3 komentar:

  1. kebanyakan dua lo... buruan wisuda~

    BalasHapus
  2. Hahaha, emang sengaja gan... Oiya, aku mengalami (kalo gak salah) stuck ini, gak ada semangat buat nulis lagi :(

    BalasHapus
  3. Ini kenapa nama gua nangkring dah?? Pembohongan publik.. OMG gebetan?? Gua salah baca kali yaa?? Gubraakkk gebetan dr mana coba?? Hiiiaaattttt ketemu tak sampluk!!

    BalasHapus